Juli 26, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Bom di Mega Kuningan yang meledak pada Jumat pekan lalu tidak serta-merta menciutkan hati Agum Gumelar. Mantan komandan Kopassus, satuan elite TNI Angkatan Darat, itu berusaha tegar dan tetap tersenyum. Jika dadanya terasa sesak, itu lantaran Manchester United batal berkunjung ke Jakarta. Tapi, katanya, “Saya tidak kapok.” Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »
Juli 12, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Harum rumput Stadion Bunga telah mengobati kerinduan Zulkarnain Lubis. Namun, kerinduan mantan pemain nasional, yang tersimpan lama, itu berbarengan dengan runtuhnya kebesaran PSMS Medan. Di sana, dia tak lagi melihat fanatisme anak-anak Medan di lapangan, yang telah banyak melahirkan pemain berbakat. “Di sini kami dulu berlatih dan menumbuhkan fanatisme itu,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Tag: abdul rahman gurning, kota binjai, psms medan, rap-rap medan, stadion kebun bunga, zulkarnain lubis
Ditulis dalam sepak bola | 2 Komentar »
Juli 5, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Aji Santoso tak singgah di Surabaya. Dia langsung ke Malang. Mantan pemain tim nasional itu baru saja mempertaruhkan namanya sebagai pelatih dengan menyelamatkan Persebaya Surabaya dari keterpurukan. “Itu perjudian besar bagi saya,” kata Aji di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu lalu. Baca entri selengkapnya »
Tag: aji santoso, eri irianto, kepanjen, mustaqim, persebaya surabaya, rudy w. keltjes, rusdy bahalwan, soebodro
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Juni 28, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Tak ada lagi yang membuat Andjas Asmara bangga setiap kali dia melintasi Jalan H.O.S. Cokroaminoto. Stadion Menteng, yang dulu ikut membesarkan namanya, telah lama roboh dan berganti menjadi sebuah taman (Taman Menteng, yang diresmikan Gubernur Sutiyoso pada 28 April 2007). “Tak ada lagi cerita di sana,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Tag: andjas asmara, persija jakarta, stadion menteng
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Juni 21, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Lagu Persipura, yang dilantunkan Black Brothers, lama tak terdengar. Kelompok musik asal Jayapura itu pun telah lama bubar. Namun, entakan iramanya seolah masih mengiringi anak-anak Persipura Jayapura, yang tak henti-hentinya ingin mencetak gol. Setelah gelar juara Liga Super, skuad Jacksen F. Tiago itu juga ingin membawa pulang gelar juara Copa. “Saya masih ingin lebih lama berada di Jayapura,” kata Jacko, sapaan pelatih asal Brasil itu. Baca entri selengkapnya »
Tag: acub zainal, black brotherm timo kapisa, johanis auri, rully rudolf nere
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Juni 14, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Johanis Auri menyesal tidak bisa menyaksikan dari dekat pesta Persipura Jayapura. Dia harus menyelesaikan pekerjaan dan meninggalkan televisi di ruang kerjanya. Namun, mantan pemain nasional itu masih sempat mengungkapkan kekaguman ketika adik-adiknya dinobatkan sebagai juara Liga Super pertama pada Rabu lalu. Getaran pesta di tanah Papua itu menyentuh hatinya. “Saya bangga, mereka telah berbuat untuk Papua,” katanya Baca entri selengkapnya »
Tag: aadolf kabo, boaz salossa, hengky heipon, hengky rumere, johanis auri, persipura jayapura, robby binur, rully nere, timo kapisa, tinus heipon
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Juni 7, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Suasana hati Arcan Iurie Anatolievici terlihat jelas pada wajahnya. Kusut dan tidak menentu. Dia berusaha tersenyum. Namun, semua itu tak mengubah keputusan manajemen Persebaya, yang tidak memperpanjang kontraknya sebagai pelatih, yang berakhir pada 31 Mei lalu. Iurie harus meninggalkan Surabaya dan ambisinya untuk meloloskan Bajul Ijo–julukan Persebaya–ke Liga Super pun kandas. “Tidak mengapa, saya tidak marah, ini biasa dalam sepak bola,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Tag: arcan iurie anatolievici, freddy muli, liga super, persebaya surabaya
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Mei 31, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Subangkit tak akan pernah bisa melupakan Pandaan. Dia ingin selalu pulang ke sana. Kemarin, setelah mengikuti prosesi arak-arakan Persema Malang di Kota Malang, dia mengungkapkan keinginan itu. “Saya ingin pulang ke Pandaan,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Tag: bambang nurdiansyah, pandaan, pasuruan, persema malang, subangkit
Ditulis dalam sepak bola | 1 Komentar »
Mei 24, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Jacksen Ferreira Tiago tak akan pernah lupa Barata Jaya. Di salah satu kampung di Kota Surabaya itu, dia pernah tinggal. Di sebuah rumah kontrakan, Jacko–begitu dia biasa disapa–merajut cita-cita menjadi pelatih ketika tak lagi menyisakan kekuatan sebagai pemain. Waktu itu, lelaki berkulit hitam tersebut sudah tak punya apa-apa selain tekad bangkit dari reruntuhan. “Tidak ada pilihan, saya harus bangun,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Tag: jacksen ferreira tiago, persebaya srabaya, petrokimia gresik
Ditulis dalam sepak bola | Leave a Comment »
Mei 17, 2009 oleh yonmoeis
Yon Moeis
Wartawan Tempo
Wahyu dan Budhi Tanoto adalah orang-orang yang tahu berterima kasih. Mereka lahir dan besar menjadi pemain nasional. Namun, dua anak L.H. Tanoto ini tidak akan pernah lupa dari mana mereka berasal dan kakak-adik itu sesekali datang ke Lapangan Banteng, melihat tempat awal mereka dulu berkembang menjadi pemain sepak bola. “Sekalian bertemu dengan kawan-kawan lama,” kata Budhi. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam sepak bola | Leave a Comment »